Tips Memulai Bisnis Jualan Makanan untuk Pemula

Tidak bisa dipungkiri ya bisnis di bidang makanan jadi salah satu bisnis manguntungkan dengan penyumbang pendapatan paling besar dan hal ini dibuktikan juga dari data yang dilansir oleh Kementerian Perindustrian pada tahun 2018.

Namun meski udah jadi industri terbesar bukan berarti industri ini terbilang stabil karena faktanya saat pandemi Covid-19 mempengaruhi banyak hal termasuk pertumbuhan ekonomi, ya.

Melansir Kepala Pusat Statistik, Bapak Suhariyanto mengatakan bahwa terdapat 3 industri yang mengalami dampak paling parah pandemi Covid-19 dan salah satunya adalah industri kuliner.

Meski terdampak dengan sangat signifikan bukan berarti industri ini anjlok, karena industri kuliner saya yakin tetap menjadi kebutuhan pokok bagi semua orang. Selama masih ada manusia, makanan pasti dibutuhkan, bukan?

Saat ini dengan menurunnya kasus Covid-19 di Indonesia perlahan geliat industri kuliner ini pun mulai kembali meningkat. Di daerah tempat saya tinggal, baru saja dibuka pameran untuk membangkitkan geliat usaha bagi para pelaku UMKM.

Hal itu bisa jadi pertanda baik buat kita yang ingin merintis usaha di bidang kuliner karena momentum seperti itu bukankah bisa kita manfaatkan?

10 tips jualan makanan untuk pemula

Etapi nih, sebelum memulai usaha makanan ini ada baiknya kita membaca tips di bawah ini yang sangat cocok untuk dipraktekan sebelum jualan makanan.

1. Komitmen

Hal paling pertama dan penting adalah kita harus komitmen dalam menjalankan usaha, karena dalam membangun suatu usaha selalu ada jatuh bangun dan tidak semuanya berjalan mulus. Komitmen ini yang nantinya akan membantu kita bertahan.

2. Menentukan Modal

Modal merupakan salah satu komponen penting yang harus dipersiapkan dalam merintis sebuah usaha, karena hal ini akan menentukan skala usaha yang nantinya akan kita jalani.

Untuk mendapatkan modal kita bisa mengandalkan berbagai hal mulai dari tabungan, pinjaman ataupun mengajak orang lain bekerjasama dalam bisnis.

3. Survei Potensi Bisnis

Survei potensi bisnis merupakan hal yang perlu dilakukan oleh setiap pelaku bisnis, fungsinya adalah untuk menganalisis potensi perkembangan bisnis kedepannya.

Dalam hal ini survei akan berguna untuk melihat potensi-potensi apa saja yang bisa dikembangakan di masa depan bisnis kita kelak, karena tentu saja merintis usaha bukan hanya berbicara tentang hari ini tapi juga tentang keberlanjutan.

4. Analisis Pasar

Kegiatan ini merupakan hal yang sangat krusial saat merintis sebuah usaha karena kegiatan ini memiliki fungsi untuk mengetahui kompetitor serta pasar konsumen yang ada.

Selain itu, yang terpenting juga adalah karena dengan melakukan analisis kita dapat mengetahui strategi terbaik yang dapat digunakan untuk produk usaha kita.

5. Bangun Branding Unik

Bisa dibilang branding merupakan sebuah identitas yang wajib dimiliki oleh semua usaha. Identitas ini penting untuk membedakan satu usaha dengan usaha lainnya.

Branding ini dapat dibentuk misalnya mulai dengan menentukan nama unik yang sesuai, packaging yang unik serta pengelolaan media sosial yang menarik.

6. Bahan Baku Berkualitas

Bahan baku yang berkualitas merupakan hal yang wajib dipertimbangkan untuk kita yang ingin memulai usaha di bidang kuliner ini.

Sebab bahan baku yang berkualitas akan berpengaruh sangat signifikan terhadap kualitas rasa makanan yang kamu hasilkan.

7. Bekerjasama dengan Supplier

Masih memiliki keterkaitan dengan poin sebelumnya karena untuk menemukan bahan baku berkualitas bukanlah hal yang mudah dan sekalipun ada tentu harganya akan jauh lebih mahal.

Maka dari itu penting untuk kita menjalin kerjasama dengan supplier bahan baku yang dapat memberikan kualitas serta harga yang jauh lebih murah agar margin keuntungan yang kita dapatkan bisa lebih besar.

8. Tingkatkan cita rasa serta penampilan

Cita rasa pada bisnis kuliner merupakan hal yang wajib diperhatikan karena tentu saja hal tersebut yang akan membuat konsumen loyal terhadap produk kita.

Namun selain rasa ada hal lain yang perlu kita perhatikan, yaitu mengenai tampilan makanan termasuk packaging karena hal ini akan sangat berpengaruh pada impresi yang akan membuat konsumen tertarik untuk membeli produk.

9. Buat promosi yang menarik

Semenarik apapun produk yang kita hasilkan akan percuma jika tidak bisa mempromosikannya dengan baik.

Maka dari itu penting bagi kita untuk melakukan promosi yang baik dan menarik agar konsumen tertarik untuk membeli makanan dari usaha yang kita jalankan.

10. Manfaatkan platform e-commerce

Platform e-commerce telah terbukti memudahkan banyak hal dalam dunia bisnis, termasuk pada proses jual beli di masyarakat saat pandemi. Sebagai pelaku bisnis, meski masih merintis hal tersebut bisa banget kita manfatkaan untuk mengembangkan jangkauan potensi pasar uang lebih luas dalam bisnis kita.

Salah satu platform e-commerce yang dapat kita manfaatkan untuk menjual produk makanan adalah LaDaRa dimana produk para pelaku UMKM berkumpul untuk memasarkan produknya.

Demikianlah beberapa tips yang dapat kita lakukan sebelum menjalankan bisnis berjualan makanan bagi para pemula di bidang kuliner. Semoga dari langkah tersebut kita bisa meningkatkan bisnis kuliner yang kita jalani agar lebih berkembang.

62 thoughts on “Tips Memulai Bisnis Jualan Makanan untuk Pemula”

    • bisnis makanan memang selalu menjanjikan ya mbak. apalagi didukung oleh tempat yang strategis diantara banyaknya karyawan mungkin. bisa laris manis. dan e-commerce kedepann akan lebih banyak lagi yang berkecimpung di dalamnya. Semakin terasa dan perbedaanya

      Reply
  1. Banyak juga ya yang harus disiapin buat bikin bisnis kuliner. Tapi ini utk kondisi ideal ya. Bagi yang modal nekat, biasanya ya langsung lompat, terjun langsung. Ntar kendalanya bisa dicari solusi bersama. Biasanya yang modal nekat ini ada juga sih yang sukses.

    Soalnya, yg banyak perencanaan juga bisa bangkrut di tengah jalan. Kalo mental belum siap, bisa berabe tuh.

    Intinya, persiapan apapun, terutama dlm berbisnis itu sangat perlu sekali. Namun kalo kita tak ada persiapan seperti di atas, pake jurus nekat kadang juga bisa sukses. Tinggal faktor luck dan ketekunan dalam berbisnis aja sih.

    Reply
  2. Citarasa perlu yang berbeda, serta bandingnya juga perlu kuat dan unik sehingga bisa terus terngiang oleh pembeli dan bisa eksis apapun masanya

    Reply
  3. yess, klo mau bangun usaha emang mesti riset dulu jaman sekarang mah ya, biar mateng rencana dan eksekusinya, supaya bisa long lasting juga, aku auto kepoin ladara nih, kan mayan banget yaa memperluas channel marketing UMKM

    Reply
  4. Jual makanan itu salah satu bisnis yang tricky ya.. kalau pengolahan rasa sudah pas dan nggak berubah-ubah, pasti banyak banget pelanggan yang beli lagi dan lagi. Apalagi keuntungannya bisa 100%!

    Reply
    • setuju mbaa.. aku sendiri merasa kalau jualan makanan itu susah, karena berurusan dengan selera perut dan lidah 😀 yang penting terus usaha untuk menyenangkan pelanggan dengan resep2 yang sehat dan enak tentunya

      Reply
  5. Bisnis jualan makanan ini sekilas keliatannya mudah, padahal perlu strategi jitu dari berbagai aspek sehingga bisnis bisa dibangun bukan sekadar karena mau, tapi karena harus mencapai suatu hasil yang diharapkan.

    Semangat buat para pebisnis makanan.

    Reply
    • bisnis makanan ini memang sangat byk peluangnya. apalagi tempatnya strategis dan berada dikalangan yg memang orang² mau masak nggak sempat. yg jelas, memilih bisnis yg bisa bertahan dikondisi apapun juga harus diperhitungkan sejak awal, biar tak dimakan jaman

      Reply
  6. bisnis makanan memang menggiurkan yaa apalagi banyak yang terbilang sukses di masa pandemi kemarin, asalkan konsepnya kuat, rasanya enak dan harganya masih terjangkau mantaaaaaap lah

    Reply
  7. semua tips di atas memang penting untuk diterapkan, mba. komitmen dan analisis pasar itu termasuk hal2 yang perlu kita lakukan sejak awal merintis bisnis jualan makanan. biar engga zonk dan lebih engage sama marketnya

    Reply
  8. Wah kepake banget nih tips memulai bisnis jualan makanan. Aku pernah terpikir mau jualan ayam fillet hot cruncy.Tapi karena belum punya dasar ilmunya bingung mo mulai darimana.Tingkatan citra rasa dan penampilan. Ini memang harus try,try & try again ya biar dapat rasa yang pas teh Okti

    Reply
  9. bisnis jualan makanan ini gak ada matinya ya karena kebutuhan kita, tapi memang penting banget lakukan survey potensi bisnis yang akan kita geluti dulu sebelum memulai biar kesannya tidak semata karena ikut-ikutan yang sedang hype sih ya. branding dan packing unik juga sangat penting karena biasanya orang menilai dari luarnya dulu kaan ya, dan tentu semua yang dituliskan Teteh ini penting banget bagi pemula.

    Reply
  10. Sebetulnya bisnis makanan termasuk yang gak ada matinya. Di saat pandemi pun, sektor ini termasuk bertahan. Bahkan banyak tumbuh usaha-usaha baru dalam menjual makanan.

    Tetapi, kalau mau sukses memang harus tau ilmu bisnis dan strateginya. Jangan sekadar ikutan. Walaupun termasuk sektor yang gak ada matinya, bukan berarti auto sukses.

    Reply
    • betul sekali yaaa mba, berbisnis pun gak boleh sekedar ikutan tren yaa, harus mau belajar strategi bisnis dan promosonya juga nih yaaa

      Reply
  11. Survey potensi bisnis dan analisis pasar ini memang penting banget. Dua hal ini yang juga kami lakukan untuk membangun bisnis di masa pandemi seperti ini.

    Di malang ini banyak bisnis makanan yang baru muncul dan laris manis.

    Reply
    • benar banget ya Mbak, selama ini kan orang biasanya kalau mau usaha apalagi kuliner hanya yakin akan modal dan skillsnya mengolah makanan ajaa ya padahal banyak yang harus diperhatikan sebelum memulai usaha agar usaha kita tetap bertahan di tengah maraknya persaingan ya.

      Reply
  12. Bisnis makanan jadi solusi banget di masa pandemi gini. Apalagi di-online-kan. Wah banyak yang butuh juga. Saya salah satu yang rajin cek promo makanan di aplikasi. Nanti saya coba instal aplikasi ini deh. Penasaran.

    Reply
  13. Suka duka memulai bisnis itu memang harus dijalani yaa, teh..
    Kebayang strategi bisnis yang tepat dengan target market dan inovasi terus menerus untuk memberikan nuansa baru yang menarik customer.

    Reply
    • bisnis apapun pasti ada jatuh bangunnya, tapi memang bisnis makanan itu memang menggiurkan karena banyak yang terbukti sukses apalagi memanfaatkan social media dan marketplace or e-commerce yaa teh

      Reply
  14. bisnis makanan memang sangat menjanjikan terutama istiqamah di situ dengan segala problem yang ada. Senangnya dibantu dengan e-commerce misal bisa bantu ningkatin pendapatan tentunya dan meluaskan pasar pelanggan. mantap

    Reply
  15. bisnis makanan memang sangat menjanjikan terutama istiqamah di situ dengan segala problem yang ada. Senangnya dibantu dengan e-commerce misal bisa bantu ningkatin pendapatan tentunya dan meluaskan pasar pelanggan. mantap mba tfs

    Reply
  16. Betul sekali, awal.pandemi aku ikut jadi reseller produk frozenfood punya temenku maak lariss buangett melejitt sampai tmnku produksi ayam kampung ungkep ribuan langsung ludess.

    Produk makanan yg utama cita rasa jangan berubah.

    Reply
  17. Wah keren nih LaDaRa, e-commerce untuk UMKM memasarkan produk

    karena penting banget ada platform yang membantu UMKM, karena umumnya mereka masih berbisnis secara konvensional

    Reply
  18. Banyak faktor yang membuat bisnis kuliner maju atau nggaknya. Tapi rasanya balik lagi kepada ketekunan, kegigihan dan faktor keberuntungan juga ya Teh? Kan ada juga tuh orang yang memang auranya nggak cocok jualan makanan basah ((aura))

    Reply
    • Hahaha…mas AURA tuh uda dipegang sama Park Seo Joon oppa.
      Tapi iya loo.. Aku pernah beli di tetanggaku yang jualan kue. Kuenya enak banget banget.
      Tapi begitu tau punya peliharaan hewan yang gak boleh dalam Islam, aku pun gak jadi beli lagi di beliau.
      Ini salah satu yang bikin bisnis dihindari yaa.. “..ketika customer tahu keadaan dapur”.

      Reply
  19. Bisnis makanan yang rasanya sesuai dengan harga yang ditawarkan akan selalu dicari pelanggan, keuntungannya juga 2x lipat. Kalau sudah punya pelanggan, sangat menguntungkan, apalagi dibantu pemasarannya melalui e-commerce, semakin mantul. Tinggal mempertahankan kualitas ya.

    Reply
  20. dulu pas awal aku memulai bisnis makanan, langkah-langkah yang dibagikan ini aku lewati. Ada rasa seru dan juga pasti akan ketemu sama kendala cuma harus segera cari solusinya kan. apalagi sekarang sudah ada marketplace yang bisa membantu memperluas pasar kita.

    Reply
  21. 10 trik yang jitu banget ya Mbak. InshaAllah jika benar-benar dijalankan, usaha kuliner akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Keponakan-keponakan saya banyak yang terpaksa resign karena pandemi dan sebagian besar diantara mereka akhirnya berbisnis kuliner. Alhamdulilah karena beranjak dari orang kantoran, mereka banyak paham soal berdagang lewat media sosial dan e-commerce. Bisnis mereka pun alhamdulillah terus berkembang hingga sekarang.

    Reply
  22. wah tips nya bermanfaat banget ini teh, nuhun pisan. aku tuh awal pandemi dulu jualan minuman kopi kemasan tapi tak berlanjut. dan aku hamil 😀 sedang dipikirkan ulang gimana selanjutnya xD

    Reply
  23. Makanan ini memang bisnis yang gak pernah sepi.
    Selalu ada yang baru dan nge-tren lagi. Jadi, syaratnya kudu satu, yakni berani berinovasi mengikuti pasar.
    Jangan lupa untuk terus promosi di platform e-commerce, Ladara.
    Semoga cuan terus menanti.

    Reply
  24. Benefitnya apa yang ditawarkan lapak Ladara mbak mengingat perekonomian Indonesia juga masih rendah sehingga sering kali lapak besar yang menawarkan banyak kemudahan lebih dilirik

    Reply
  25. Kalau aku pribadi, kalau mau bisnis makanan ya kudu bisa masak sendiri dulu dan nyiptain menu yang oke. Terus milih supplier juga ini biar dapat bahan yang berkualitas. Yang lain juga penting buat dicatat dan dilakukan

    Reply
  26. aku mo curhat nih, aku n istri dah lama pengen buka usaha makanan, tp selalu gagal karena beda pendapat.. kami jdnya cancel, dr pada jalan tp gak searah haha..

    Reply
  27. Aku catet ni ya kak, soalnya aku juga baru memulai usaha untuk bisnis makanan. Udah nentuin brandingnya nih. Pasarannya juga udah. Namun masih terkendala dengan salah satu anggota keluarga yang sakit. Padahal udah nggak sabar pengen eksekusi hehe

    Reply
  28. Aki jadi ingat, dulu awal2 pandemi pernah bantuin temen2 UMKM promosi barang dagangannya tiap hari karena mengeluh omsetnya terus turun tiap harinya.

    Btw, aku baru tahu e-Commerce yang satu ini, Teh. Baru, bukan?

    Reply
  29. Bener sih Teh, kuliner kena imbasnya, karena pemasukan semua orang menurun.. Tapi kalo dilihat2 paling cepat juga bangkitnya karena orang mau gak mau cari makan. Apalagi ditambah banyak support seperti Ladara ini

    Reply
  30. Asik nih bolehkah di rekomendasi ke teman pedagang camilan oleh-oleh buat berdagang di Ladara yah. Terima kasih atas ulasannya ya Mba , nambah insight baru buat saya juga

    Reply
  31. Waah..nama marketplace-nya kok terasa cantik ya. Ladara…otak saya ngaitnya ke “dara” hihih
    Btw, kalau baca cerita teman di Eropa ttg jualan makanan yang perlu mematuhi sekian aturan (sehingga tidak mudah), sebenarnya di sisi ini bisnis kuliner di Indonesia cukup dimudahkan ya..
    Tapi ya itu, yang dimudahkan pun bisa jadi sulit. Sepengalaman saya sih baru seujung kuku, yakni pernah bikin nugget ayam sayur yang dipasarkan ke teman-teman wali murid.
    Yang produksi cuma seuprit dan ga rutin pun sudah terasa ribet (tapi seneng kalau ngitung untungnya hahaha). Setelah pindah kota, jadi belum coba bikin untuk jualan lagi.

    Reply
  32. Kayaknya, pandemi kemarin malah bikin orang-orang makin kreatif menjual aneka makanan ya, Mak.. Bisnis kuliner sepenglihatanku ngga pernah surut. Memang, namanya persaingan pasti ada. Ini yang bikin pelaku bisnis makanan datang dan pergi. Hanya mereka yang kreatif dan inovatiflah yang akan bertahan di industri ini.

    Nah, kalau ingin bisa bertahan dan berkembang, para pebisnis makanan harus menerapkan 10 tips dari Mak Okti ini. Apalagi sekarang untuk pemasarannya sudah bisa dilakukan secara online dan ada LaDaRa sebagai pendukung juga. Ini harus dimanfaatkan. ☺️

    Reply
  33. Kalau mau bisnis makanan harus suka kuliner tentunya ya mba… Biar kalau ada masalah tuh kuat menghadapinya. Dan kini dimudahkan dengan adanya Ladara ya mba, mantab nih untuk calon pelaku bisnis makanan.

    Reply
  34. Tips bisnis dari teokti ini harus ditetapkan nih kalau mau memulai bisnis. Biar tahan banting nggak mudah nyerah saat berbisnis. Dan tentunya dapat omset yang besar.

    Reply
  35. Peluang bisnis saat ini terbuka lebar ya, termasuk untuk bisnis jualan makanan. Semua sudah bisa online, tinggal pemilik bisnisnya aja nih yang bisa lihat peluang, mau komitmen dan pantang menyerah, biar bisnisnya makin maju

    Reply
  36. Tipsnya lengkap, Teh. Memang nggak mudah sih memulai bisnis makanan. Komitmen itu penting. Adik saya pernah jualan makanan tapi karena kurang gigih, belum setahun udah memutuskan berhenti. Sayang banget. Apalagi waktu itu juga belum kenal LaDaRa, jadi belum punya sarana untuk memasarkan produknya.

    Reply
  37. Salah satu fakto yang sering jadi kendala pemula dalam menjual produknya tuh masalah pemasaran sih Mak biasanya. Kalau networking atau mouth to mouth nya nggak kenceng, biasanya pelan banget berkembangnya. Tapi kalau bisa dibantu dengan platform seperti LaDaRa, mungkin bisa lebih cepat juga untuk masyarakat luas mengetahui produk dari mereka yang baru mulai berjualan 😀

    Reply

Leave a Comment

Verified by ExactMetrics