Wasiat Alumni untuk Member Bloggercrony Community

 

Sepertinya kesempatan saya mengikuti BloggerDay tahun depan sangat tipis. Karenanya saya ingin berwasiat kepada seluruh netizen baik yang julid maupun yang budiman.

 

Sudah yang ketujuh kalinya acara BloggerDay dalam rangka memeriahkan hari lahir Komunitas Bloggercrony Indonesia dihelat #7thBloggercrony Namun baru dua kali saya berkesempatan mengikutinya, itupun karena pandemi sehingga acara digelar secara virtual. Yaitu Bloggerday yang keenam tahun 2021 dan BloggerDay ke-7 tahun ini yang diselenggarakan secara hybrid melalui Zoom langsung dari Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center, Jakarta.

Mungkin ada yang belum paham apa itu BloggerDay? Jadi BloggerDay ini adalah ajang tahunan dari Bloggercrony Community (BCC) untuk seru-seruan, ketemuan dan berjejaring sesama member yang mana mayoritas adalah para blogger.

BCC itu sendiri adalalah komunitas blogger yang lahir pada tanggal 24 Februari 2015. Kenapa namanya harus Bloggercrony? Menurut Kak Satto Raji, selaku Ketua Komunitas, awalnya BCC memiliki nama Bloggercolony, tapi akhirnya diputuskan menggunakan Bloggercrony, karena sejak tahun 1998, istilah kroni di Indonesia itu tonenya negatif. Padahal kalau kita lihat di KBBI, kroni atau crony itu istilah untuk kawan dekat, sahabat dekat atau sahabat karib. Artinya malah bagus alias positif, bukan?

Jadilah Bloggercrony yang dipatenkan. Selain ingin menjadi sahabat dekat para blogger, juga ingin merevitalisasi kata “kroni” di Indonesia.

Sejak awal, perayaan hari jadi BCC selalu digelar secara offline bahkan bisa sampai menginap di luar kota. Itu juga yang menjadi alasan saya tidak bisa mengikutinya mengingat saya ada anak kecil dan keluarga pun domisili saya jauh di pedalaman Kabupaten Cianjur bagian selatan.

Hingga pandemi datang, keberuntungan pun berpihak kepada saya. Karena diselenggarakan secara online maka saya bisa daftar dan alhamdulillah terpilih jadi peserta. Jangan salah, pendaftar acara BloggerDay ini banyak banget lho. Panitia harus menyeleksi demi tercapainya kesuksesan acara. Jadi yang terpilih itu sepatutnya bersyukur.

Naga-naganya pandemi akan segera berakhir. (Aamiin dong ya…) Besar kemungkinan BloggerDay tahun depan, diselenggarakan secara offline. Itu artinya saya harus pensiun, cukup menyaksikan keseruan BloggerDay dari jauh, melalui reportase dari peserta terpilih yang bisa hadir di lokasi secara saya, jelas tidak mungkin.

Karena itu diperkirakan BloggerDay ke tujuh ini adalah BloggerDay terakhir yang bisa saya ikuti, maka saya menuliskan semua pengalaman ini sebagai wasiat, kepada para netizen yang belum tergabung dalam komunitas BCC atau yang belum pernah mengikuti acara BloggerDay sama sekali.

Coba search di Instagram #bloggerday2022 maka muncul semua postingan temen-temen terkait keseruan BloggerDay yang jujur sampai sekarang sangat membekas di hati ini.

Gimana gak membekas, keseruan mengikuti BloggerDay 2022 sudah saya rasakan sejak daftar di form yang dishare panitia, lalu saat menerima email konfirmasi dan dikumpulkan di group peserta dan pengurus.

Beruntung saat melihat informasi pendaftaran di akun Instagram BCC @bloggercrony langsung mendaftar. Karena itu saya diganjar dengan pendaftar tercepat bersama sepuluh peserta lainnya dan mendapatkan cinderamata berupa tas kain super kece dari @endeus.tv @igorsatumangkok dan AIRism T-shirt UV cut high neck yang sangat bermanfaat secara kaos lengan panjang sangat cocok untuk saya pakai sebagai daleman jika melakukan pendakian maupun aktivitas sehari-hari.

Wasiat pertama yang ingin saya sampaikan: Jangan sia-siakan kesempatan. Segera mendaftar acara BloggerDay kalau memang minat ingin mengikuti keseruan acaranya.

Di group koordinasi, Kak Suci Risalah Husna (Uchi) selaku panitia BloggerDay penanggung jawab kepesertaan memberikan nomor identitas setiap peserta yang nantinya wajib disertakan di samping nama pribadi. Nomor ini sekaligus juga disebut nomor kamar. Adanya penyebutan (atau plesetan?) istilah ini jadi guyonan dalam di grup koordinasi. Tapi semua tetap manut, secara nomor yang digunakan sebagai ID di zoom ini sekaligus akan digunakan sebagai identitas saat lucky draw dan doorprize. Jadi saat pengundian lucky draw atau doorprize, yang keluar bukan nama, tapi nomor kamar kita.

Tugas awal peserta adalah postingan di feed Instagram dengan tema “Aku dan BCC” dengan memperkenalkan pendukung acara BloggerDay selain Bloggercrony sebagai tuan rumahnya. Ada Cera Production, Aston Simatupang, Mangrove Jakarta, Idcloudhost, dan beberapa Bloggerpreneur: Katalensaku.Photoworks, Alagyoza, Digiefood, Nyipede Souvernir, dan Lalunakitchen.

Cera Production jadi sponsor resmi pendukung BloggerDay 2022. Produksi souvenirnya seperti stiker, pin, dan kaos BCC Squad yang didesign khusus untuk selebrasi virtual 7th Komunitas Bloggercrony Indonesia ternyata banyak disukai peserta. Group koordinasi sampai gaduh dengan provokasi panitia supaya bisa pre-order itu kaos.

Gak heran sih kalau produk Cera Production oke punya secara doi emang perusahaan yang bergerak dalam production service (layanan produksi) untuk kantor swasta dan instansi yang memproduksi Premium Gift Set, Souvenir, seragam kerja dan kebutuhan cetak (percetakan) lainnya seperti souvenir kantor atau seminar kit kantor.

Selama lebih dari 10 tahun, Cera Production telah dipercaya oleh lebih dari 350 kantor perusahaan dan instansi. Saat ini Cera Production dapat dijumpai di 13 kota di Indonesia.

Setelah menerima goodybag itu saya sampai merem sekian lama untuk mengenang semua apa yang telah saya lalui bersama Komunitas Bloggercrony Indonesia demi bisa bikin caption yang unik. Sejak BCC berdiri saya memang sudah bergabung di dalamnya. Jejak Rasa 7 tahun Bloggercrony Community tidak mungkin saya lupakan begitu saja.

Secara pribadi keluarga saya dan keluarga Kak Wawa (Founder BCC) dulu sering ketemu saat ada acara pertemuan penulis jurnalisme warga yang saat itu masih di bawah kepemimpinan Kang Pepih Nugraha. Selama ngobrol disela padatnya pekerjaan kita selalu cerita terkait tumbuh kembang anak. Kebetulan Fahmi putra saya sepantaran usianya dengan Dayu, putri Kak Wawa yang sekarang sudah berada di surga.

Selanjutnya Kak Wawa resign dan lahirlah BCC ini. Kami pun tidak pernah berjumpa lagi. Namun silaturahmi tetap terjalin melalui sosial media.

Akhirnya setelah sekian lama memikirkan, merasakan, dan sebagainya hingga muncullah ide cerita aku dan BCC versi saya yang ternyata cukup beda dari peserta lain, terlebih kalau dilihat dari sisi sudut pandang.

 

https://www.instagram.com/p/CaayPj_vUMp/?utm_medium=copy_link

 

Postingan feed ini dilombakan. Ada 10 pemenang yang masing-masing mendapatkan E-wallet 100k sebagai hadiahnya. Alhamdulillah saya salah satu pemenangnya. Yee…

Wasiat ke dua: Totalitas dalam menggali ide, bikin konten, maupun melakukan tugas yang dibebankan kepada peserta BloggerDay. Jika beruntung kita mendapat apresiasi berupa hadiah. Kalaupun belum beruntung, karya kita tidak akan malu-maluin, tetap ada manfaat bagi netizen lain, kok.

Terkait kewajiban posting, deadline dan lainnya memang jadi tanggung jawab masing-masing. Namun saya memilih totalitas dalam melaksanakannya. Sedikit pun jangan merasa terbebani karena panitia sudah menyusun formula agar tidak memberatkan peserta tapi juga memenuhi kebutuhan para sponsor terkait.

Coba pahami kalau ini tuh acara komunitas. Adanya benefit yang standard untuk teman-teman sudah senang banget. Jelas beda dengan job profesional seperti yang biasa Bloggercrony tawarkan.

Wasiat ketiga disampaikan panitia BloggerDay: Kalau benefitnya biasa tapi etos kerjanya bisa maksimal, apalagi kalau dikasih benefit tinggi, pasti etos kerjanya sangat lebih cetar. Ini bakal jadi catatan bagi BCC dalam menyeleksi peserta event selanjutnya.

Menjemput rezeki itu tidak hanya dengan dandan yang cakep, nyisir yang rapi biar rejeki mengalir. Tapi juga dengan totalitas dalam menjalankan pekerjaan. Sebagaimana tema BloggerDay tahun ini: #ScaleUpYourSkill.

Hingga tibalah di hari H, acara BloggerDay digelar pada Minggu tanggal 27 Februari.

Sesuai jadwal peserta berkomitmen sudah ngumpul di ballroom aula acara zoom sebelum jam sepuluh pagi. Namun tunggu menunggu sampai satu jam pintu belum juga dibuka.

Kalau saya yang jadi panitia, pasti udah mules duluan. Bagaimana tidak, acara yang direncanakan mulai pukul 10, eh melar sampai satu jam kemudian. Udah gitu, sudah nyaman bebenah berada di aula ruang zoom malah disuruh pindah kamar lagi, alahmak…

Tapi semua peserta sangat memahami. Salah satu risiko acara virtual seperti itu. Yakin panitia juga tidak mau demikian ya. Aula zoom yang seharusnya dipakai pertama kali ada kendala, jadi semua malah tidak bisa masuk. Solusinya ya ganti zoom lagi.

Tapi kendala itu lurus juga setelah Kak Febria Silaen selaku MC mulai membuka acara dengan tema Scale Up Your Skill ini dan langsung memperkenalkan orang-orang penting dibalik layar BloggerDay 2022.

Yang pertama memperlihatkan wajah di kamera ada Kak Akbar Muhibar selaku ketua panitia Blogger Day 2022.

Akbar Muhiban Ketua Panitia BloggerDay 2022

Lanjut Kak Satto Raji yang biasa dipanggil PakLur selaku Community Head Bloggercrony. Pembawaannya yang full senyum, optimis dan memiliki kepemimpinan bikin suasana yang sempat degdegan karena harus pindah ruangan di awal acara makin pecah dan tetap ceria. Beneran PakLur bikin bahagia dan bisa menstabilkan imunitas. Sosok pemimpin yang saya lihat bisa membawa ketenangan untuk member yang dipimpinnya. Dalam suasana genting sekalipun!

Berikutnya Wardah Fajri (Wawa) selaku pengurus  sekaligus founder BCC dan istri tercinta dari PakLur.

Ada banyak yang  disampaikan Kak Wawa, mengenai apa itu BCC, BCC Squad, BCN, BCNX Squad, juga Blogger Voice yaitu kolaborasi nyanyi dari beberapa blogger yang khusus baru dipersembahkan saat acara BloggerDay ini. Ada Kak Uwan Urwan dan Kak Melly yang bikin semua peserta BloggerDay terpukau menyaksikan penampilan mereka.

Kak Wawa juga menginformasikan terkait legalitas komunitas yang mana BCC sudah memiliki badan hukum dan memiliki anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Termasuk menyebutkan berbagai kegiatan BCC yang diikuti BCC Squad mulai dari Blogger Care+, Blogger Hangout, sampai acara pengumuman Blogger of The Year yang tahun ini jatuh kepada Kak Dewi Puspa. Selamat ya…

Oya, sekarang BCC sudah memiliki markas, eh semacam mini co-working space, gitu. Thanks banget to Co-Founder BCC Kak Anesa Nisa yang udah menyediakannya. Cek di Google Maps “BCC House Cipete” untuk mengetahui lokasinya, ya. Kapan ke Jakarta bisa mampir ngariung di sana.

Selain pengumuman pendaftar tercepat, best feed instagram, ada juga undian nomor kamar berhadiah kaos keren dengan tulisan Bloggercrony. Dari lima orang yang beruntung siapa berhasil menjawab pertanyaan tiga diantaranya pemenang kaos keren tersebut.

Terpotong acara isoma keseruan bagi hadiah dan ketemu orang hebat dibalik layar BloggerDay pun untuk sesaat dihentikan.

Memasuki sesi selanjutnya, sebelum acara inti menyerap ilmu tentang dunia Metaverse bersama Kak Tuhu dan Kak Away, diawali dengan keseruan bermain game di Kahoot. Saya yang berada di lokasi jaringan koneksi lemot angkat tangan.

Susah bersaing kalau penilaian berdasarkan kecepatan menjawab, hehe. Tapi pertanyaannya seputar Bloggercrony saya bisa jawab kok. Hanya pas pertanyaan siapa presiden RI yang ke lima, saya salah jawab ternyata. Meski sempat jadi kontroversi tapi tetap keputusan panitia tidak bisa diganggu gugat.

Jadi wasiat keempat yang ingin saya sampaikan: saat mau ikut acara BloggerDay atau apapun, bekali dulu diri dengan berbagai ilmu pengetahuan.

Lanjut di sesi berbagi ilmu, ada bahasan Dunia Digital: Metaverse & Kejahatan Berbahasa yang disampaikan oleh Tuhu Nugraha (Digital Bisnis, Consultant & Trainer) dan Anwari Natari (Editor, Dosen Bahasa Indonesia).

Pandangan kita seakan dibukakan bahwa teknologi itu tidak bisa kita hindari. Yang ada kita harus membekali diri dan keluarga dengan batasan mana yang sebaiknya kita lakukan atau wajib kita hindari. Selama media jadi bahan promosi perkataan dan bahasa non verbal kejahatan berbahasa akan tetap ada.

Beberapa wasiat yang disampaikan narasumber yang bisa kita lakukan agar terhindar dari hal buruk dari dunia metaverse adalah seperti bersikap mindfullnes, mencari informasi detail sebelum menulis, dan perkuat karakter diri termasuk regulasi, mitigasi, dan bertutur kata sehingga tidak mudah menghujat orang lain. Termasuk membekali diri dengan kreativitas yang dibutuhkan.

Lanjut ke sharing ilmu yang kedua, ada bahasan Blogging: Organik VS Monetisasi. Membicarakan cara memonetisasi blog dari Joe Chandra P (Blogger dan CEO of Seven Media) dan artikel organik juga punya nilai jual yang dibawakan Matahari Timoer (Blogger & Content Creator).

Ada banyak cara menghasilkan cuan dari dunia blogging, seperti dari adsense, sponsored post, lomba blog, affiliate marketing, dll.

Wasiat dari Kak Joe supaya menang di dunia lomba salah satunya cari sudut pandang yang lain, tingkatkan terus kemampuan teknis menulis dan konsisten dalam berlatih. Suatu saat keberuntungan berpihak, jangan jumawa, tetap jadi pribadi pembelajar.

Lalu bagaimana nasib blogger idealis yang tulisannya murni organik tanpa embel-embel iklan? Tenang, jika memiliki personal branding yang kuat, konsisten menulis dan berkomitmen, akan ada masanya digaet brand tertentu karena kecocokan dengan mereka. Bisa saja mereka akan meng-hire tulisan kita secara soft selling.

Diwasiatkan Kak MT, bahwa dalam dunia blogging jangan melihat blog sebagai media tapi lihat blog sebagai representatif diri kita. Semua tulisan memiliki nasibnya masing-masing. Selaku man behind the blog, lalukan yang terbaik saja dulu.

 

Taraa… Hingga akhirnya sampai di sesi webinar terakhir yaitu “Bisa Yuk! Gali Potensi Jadi Pribadi Terbaikmu” bahasan yang dibawakan Tsurayya syarif Zain, S.Pd.l.,S. Psi., M.A selaku Praktisi Psikologi Pendidikan, founder alfalah.ed & sayanganak.id.

Wasiat Kak Tsurayya dalam meniti karir sebaiknya diawali dengan membangun sikap mental terlebih dahulu. Penting mempersiapkan mental health sebagai bekal tetap produktif dan kreatif yang positif.

Jadi blogger bukan hanya sekedar nulis tapi juga kenal potensi diri dan manfaat bagi orang banyak, menjadi pribadi terbaik versi kita sendiri tentunya.

 

Hampir menjelang magrib acara BloggerDay baru selesai dan kita bisa meninggalkan aula zoom dengan berbagai rasa yang sulit untuk dilupakan.

Dibarengi lantunan apik dari Blogger Voice tak ingin segera beranjak demi bisa tetap menikmati detik-detik terakhir acara BloggerDay 2022. Inilah masa-masa saya mengikuti keseruan BloggerDay sebelum tahun depan saya mungkin memasuki pensiun dan jadi alumni.

Selanjutnya saya akan tenang dan merasa tidak punya utang karena apa yang ingin saya wasiatkan semuanya telah disampaikan.

 

Keseruan keluarga saya mengikuti BloggerDay 2021 reportasenya ada disini ya

➡️ Piknik Keluarga Jempolan di BloggerDay 2021

 

42 thoughts on “Wasiat Alumni untuk Member Bloggercrony Community”

  1. MasyaAllah keren banget ulasannya, sebagai narablog baru saya suka sekali dengan info2 seperti ini, bermanfaat sekali dan ngefek terhadap daya semangat juang untuk konsisten ngeblog. Thank you for sharing mba, auto berkunjung ke IG nya bloggercrony

    Reply
  2. Eh, ada alumni juga di bloggercronny ya ternyata? Eventnya blogger cronny lumayan ya mba, ngga semua orang bisa ikut, disaring ketat sepertinya. kemarin juga sempat coba tapi belum keangkut.

    Reply
    • Tidak Kak. Peserta umum juga boleh. Dan ada kok yang “newbie” juga sama mendapatkan kesempatan dari BCC. Memang alangkah baiknya kalau ikutan acara kita gabung di komunitasnya. Dan keanggotaan BCC mudah. Tinggal isi pendaftaran di link yang saya share di Instagram itu… Nanti bisa gabung langsung di negara BCC dan masuk WAG Provinsi

      Reply
  3. Seru ya teh Okti acara BloggerDay2022. Ini baru kali pertama saya mengikuti. Walaupun secara virtual tetapi tidak mengurangi hikmatnya acara ini. Banyak ilmunya banyak hadiahnya. Aku kemarin dapat E-wallet.

    Reply
  4. menjadi blogger etos kerja dan etika saat bekerja sama pun gak kalah penting ya dan jadi pertimbangan, seserius apa ketika menulis di blog juga manfaatnya bagaimana, masalah benefit aku percaya akan selaras dengan tulisan yang diberikan, menjaga networking pun gak kalah penting

    Reply
  5. Seru pisaan acara Blogger Day barengan BCC walau diselenggarakan secara online yaaah
    Aku beberapa kali pernah ikutan, tapi sayang sekali yang tahun ini kelewatan daftarnya huhu
    Paling jleb sesi MT sih tentang blog organik dan monetize karena sepertinya permasalahan para blogger saat ini buat cari cara biar bisa seimbang yaaah

    Reply
  6. Belum tentu Teh Okti enggak ikutan lagi lhoo.. siapa tau tahun depas diselenggarakan dengan cara hybrid, ya kaaann…
    Terima kasih untuk share yang bagus ini Teh. Semoga Blogger Crony terus berkembang dan menjadi rumah yang menyenangkan untuk para anggotanya.

    Reply
  7. Jadi tahu alasan di balik nama bloggercrony. Menyesal juga kemarin enggak ikut daftar (meski kalau daftar belum tentu juga terpilih) tapi alhamdulillah bisa ikut keseruannya lewat medsos peserta. Selamat ultah dan sukses terus, Bloggercrony.

    Reply
  8. Wah aku baru ini lihat orang-orang keren di balik acara kece Blogger Day 2022.
    MashaAllah~
    Kerjasama luar biasa untuk mewujudkan acara yang selalu gegap gempita dinantikan seluruh blogger di Indonesia. Kumpul bareng, ngariung bareng dan saling memberikan support system.

    Barakallahu fiik, reportasenya teh Okti.
    Semoga menang menjadi blogpost terbaik.

    Reply
    • Iya, kerasa banget kemeriahan acara ini yaaa… dari tahun ke tahun Blogger Crony selalu membagikan kebahagiaan kepada peserta acara Blogger Day ini. Sukses selalu untuk Blogger Crony. Salam hangat untuk Mas Satto Raji dan Mba Wawa.

      Reply
  9. Berkah emak gesit ya mbak, jadi 10 pendaftar pertama untuk acara bloggerday 2022.
    Sampai bloggerday ke 7 ini saya belum pernah ikut mbak, pas yang online pun mau daftar udah keder duluan lihat waktunya mesti online berjam-jam. Kebayang bakal riweuh sama si kecil

    Reply
    • Padahal suasananya santai kok. Kalau di rumah wajar dengan keluarga. Saya justru mengajak anak dan suami ikutan juga. Gak harus mantengin selama itu. Yg penting pesan pentingnya kita dapat saja

      Reply
  10. Wasiat2nya wow banget teteh dan pembelajaran buat kita semua dan beneran aku setuju banget menjemput rezeki bukan hanya dandan cantik, rapih tapi harus dengan totalitas/loyalitas dan konsekwen dengan apa yang kita pilih.

    Aku sedih banget tatkala acara BloggerDay berlangsung, ada temen yang mengabaikan dalam artian kurang peka dan loyal. Sudah tahu acara online butuh internet kenceng/stabil, ini malah ada di hutan,tepat di depan mataku yang jelas2 sinyal digunung nihil, you now lah teh digunung gimana, hihii.
    Disitulah aku merasa tidak berguna menjadi temannya, tapi ya sudah pilihannya begitu, hiks.

    Rasanya miris, disaat menjadi yang terpilih diantara yang kurang beruntung. No komen deh,
    Salut buat BloggerCrony yang konsisten setiap tahunnya baik acara offline/virtual, sukses yaa. Nuhun wasiat2nya..

    Reply
    • Padahal bcc lain banyak yang antre mau ikut tapi tidak kebagian seat, ya … Sayang banget ya…
      Salut saya sama Teh Nchie yang memilih kesempatan Teteh untu diberikan/mempersilahkan kepada bcc lain karena tahu Teteh sendiri tidak memungkinkan karena sudah ada acara lain.

      Reply
  11. Teh Okti..dirimu sungguh menginspirasi. Ini wasiat yang mengharu biru, lengkap dan menyentuh hati. Sepakat saya jika jadi blogger bukan hanya sekedar nulis tapi juga kenal potensi diri dan manfaat bagi orang banyak, menjadi pribadi terbaik versi diri sendiri itu koentji!

    Reply
  12. Omg teteh, terharu baca wasiat yg sangat inspiratif ini
    Keren ih teteh, dua kali bisa ikutan Blogger Day
    Aku belum pernah sama sekali, hehe
    Fix, mau terus jadi versi terbaik bagi diri sendiri ah

    Reply
  13. Wah pakai wasiat segala. Kemarin aku daftar BloggerDay, tapi memang belum terpilih. Gabung BCC juga terbilang baru. Kalau pun tahun depan diadakan secara offline, mungkin bakal ikutan online aja. Kayanya gak tinggal di Jakarta

    Reply
  14. Seru banget ya acara ini. Aku kebetulan ikut juga. Sedari pagi sampe sore nanceb pun gak ada bosennya. Selain seru, nambah ilmu, juga bertabur hadiah. Semoga tahun depan bisa ikutan lagi.

    Reply
  15. Teh oktiiii, makasih untuk wasiat wasiatnya yaa. Aku termasuk baru juga di dunia blogging (yang serius) kemarin kemarin masih nulis buat senang senang aja hihihi. Sekarang lebih memperbaiki kualitas blog juga biar lebih enak dibaca. Pastinya dengan ikutan blogger day bikin ilmu per-blogger-an makin bertambah yaa.

    Reply
  16. Waah Alhamdulillah dapat kesempatan seruu acara Blogger Day BCC.
    Banyak ilmu yang di dapat ya maak pastinya, jadi mupenggg pengeennn ikut…

    Semoga next bisa gabung dan ikutan

    Reply
  17. Senengnya bisa ikutan event keren kayak gini meskipun lewat virtual tapi bermanfaat banget untuk meningkatkan kualitas kita sebagai blogger. Dan mengakrabkan dengan sesama blogger

    Reply
  18. Hatur nuhun Teh Okti wasiatnya. Saya belum pernah ikutan Blogger Crony day, semoga selanjutnya saya bisa lolos dalam seleksi untuk mengikuti bloggercrony day dan bisa mengikuti semua wasiat teh Okti. Nuhun teh

    Reply
  19. Ini nih yang bikin rame timeline ig ku akhir Februari kemaren… Padahal acaranya online ya, tapi riuhnya nyampe kemana-mana lho. Ikutan sennag liatnya. Sayang blom berkesempatan ikutan, kalau boleh tahun depan pengen banget deh bisa ikut.

    Reply
  20. seneng ya mba ikutan kumpul2 walau onlen
    kemaren juga hepi aku menang kahoot hahahaha seru aja
    dapat insight juga jadinya tentang jadi blogger yang kudu nambah skill dari waktu ke waktu

    Reply
  21. Meski tak masuk jadi 100 orang yang beruntung sebagai peserta, saya sangat beruntung bisa ikut jadi sponsor. Apalagi memang kondisi sedang tidak memungkinkan untuk menyelesaikan tugas.
    Intinya saya senang berada di tengah dan menyakiskan keseruan meski dalam diam…

    Reply
  22. Daging semua ini ya mba materinya, aku jadi pengen ikut tapi kan udah lewat ya. di pulish ga ya hasil video zoomnya itu ke youtube biar yang kemarin ga bisa ikut tetep ikut materinya

    Reply
  23. Sedih sih, aku baca surat cinta dari bloggercronynya telat trus dah gak bisa masuk ke wag nya. Aku ikut pertama waktu bloggerday ke5. Souvenirnya banyak banget. Ngiri sama yg ikutan tahun sekarang.

    Reply
  24. Waw dapat banyak hadiah dari Bloggercrony. Materi narasumber pun banyak jadi catatan buat saya. Memang belajar di dunia digital perlu terus update info apalagi Ada si metaverse nantinya. Sukses Bloggercrony dan juga Teh Okti

    Reply

Leave a Comment